BEST PRACTICE
bukan cuma bikin UI bagus, tapi cepat, bisa diakses semua orang dan maintainable
1. Performance
Minimalkan CSS
- hapus css tidak terpakai
- hindari selector terlalu kompleks kurang baik:
div ul li a span { }
baik:
.nav-link { }
Gunakan Class
- class lebih reusable dan ringan untuk styling
Hindari !important
sebisa mungkin hindari !important agar lebih mudah di-maintain
Gunakan transform dan opacity untuk animasi
lebih ringan dibanding top/left
transform: translateX(20px);
Lazy load gambar
<img src="image.jpg" loading="lazy">
Gunakan shorthand
margin: 10px 20px;
jika menggunakan semua value gunakan shorthand, lebih efisien dari 4 baris
2. ACCESSIBILITY
website harus bisa digunakan oleh:
- keyboard-only users
- screen readers
Kontras Warna
gunakan kontras cukup
WCAG minimal 4.5:1
Fokus Keyboard
jangan hilangkan outline
outline: none;
bisa pakai
:focus {
outline: 2px solid blue;
}
Gunakan :focus-visible
:focus-visible {
outline: 3px solid red;
}
Gunakan unit relatif
font-size: 1rem;
biar bisa di zoom.
Jangan hanya warna sebagai indikator
ā hanya merah untuk error ā tambah icon / teks
Gunakan HTML semantik
<button>Submit</button>
bukan:
<div>Submit</div>