Developer Roadmap
/Css Basic
TopicStep 14 filesOpen folder on GitHub

Css Basic

explain.md
View on GitHub

CSS Basics

CSS (Cascading Style Sheets) digunakan untuk mengatur tampilan halaman HTML seperti warna, ukuran, layout, dan lain-lain.

1. Inline CSS

CSS ditulis langsung di dalam elemen HTML menggunakan atribut style.

<p style="color: red;">This is red text</p>

Karakteristik:

  • Berlaku hanya untuk 1 elemen
  • Prioritas paling tinggi
  • Tidak cocok untuk project besar
  • Sulit di-maintain

2. Internal CSS

CSS ditulis di dalam tag <style> di bagian <head>.

<style>
  p {
    color: green;
  }
</style>

Karakteristik:

  • Berlaku untuk 1 halaman HTML
  • Cocok untuk demo kecil
  • Tidak reusable antar halaman

3. External CSS

CSS ditulis di file terpisah dan dihubungkan dengan HTML.

<link rel="stylesheet" href="style.css">

Isi file style.css.

p {
  color: blue;
}

Karakteristik:

  • Digunakan di project nyata
  • Bisa dipakai banyak halaman
  • Lebih rapi dan mudah di-maintain
  • Best practice untuk development

4. Cascading Order (Prioritas CSS)

CSS punya sistem prioritas ketika ada aturan yang konflik. Urutan prioritas dari yang paling kuat:

Inline CSS > Internal CSS > External CSS > Browser Default

Contoh konflik:

/* Inline */
<p style="color: red;">Text</p>
/* Internal */
p { color: green; }
/* External */
p { color: blue; }

Hasil akhir: Merah karena Inline menang.


Kenapa cascading (bertingkat/mengalir)?

karena style menerapkan aturan gaya berdasarkan hierarki prioritas, di mana aturan yang lebih spesifik atau ditulis terakhir akan menimpa aturan sebelumnya. Aturannya dipilih berdasarkan:

  1. Origin (inline, internal, external)
  2. Specificity
  3. Order penulisan
  4. !important